Tatkala rindu menyapa

Malam itu ia menyapa

tatkala ku tersungkur

berkata rindu menanti bulan

yang hayal diawang-awang

 

Penantian puntak teredam

Kepada bulan, bintang, komet

seluruh galaksi menyaksiakan  kerinduan itu

 

Rindukan umat yang menjadi bayang-bayang

hanya bayang-bayang tak dapat direngkuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s